Berdirinya Madrasah Diniyah ULYA di Darussalam
Madrasah Diniyah
Ulya berdiri pada
masa kepemimpinan KH. Abdul
Qadir Hasan membagi
jenjang pendidikan di Darussalam menjadi 3 tingkatan, yaitu:
- Tingkat tahdiriyah 3 tahun
- Tingkat ibtidaiyah 3 tahun
- Tingkat tsanawiyah 4 tahun
Pada tingkat
tsanawiyah itulah alasan
yang dipakai untuk menetapkan
berdirinya lembaga pendidikan
Diniyah Ulya, karena pada
masa itu tsanawiyah
4 tahun lama pendidikannya setara
dengan tingkat ulya
pada masa sekarang ini.
Ulya Putera
|
Dalam perkembangannya Diniyah Ulya ini mengalami perubahan baik lama pendidikannya maupun namanya. Pada masa kepemimpinan KH. A. Sya‟rani Arief jenjang pendidikan di Darussalam mengalami perubahan yakni,
- Madrasah Diniyah Ibtidaiyah 6 tahun
- Madrasah Diniyah Tsanawiyah 3 tahun
- Madrasah Diniyah Aliyah 3 tahun.
Dengan demikian madrasah
tsanawiyah setingkat Ulya 4 tahun berubah
mendjadi 3 tahun
dengan nama Madrasah
Diniyah Aliyah 3 tahun.
Pada masa kepemimpinan KH. Salim
Ma'ruf dan KH. Badaruddin tidak mengalami
perubahan. Perubahan istilah terjadi ketika
kepemimpinan Darussalam dipegang
oleh KH. Abd. Syukur dengan nama
Madrasah Diniyah Ulya.
Jumlah tenaga
pengajar (guru) yang
mengejar di madrasah diniyah
tingkat ulya ini
berjumlah 34 orang
guru untuk putera dan 18 orang guru untuk puteri. Sedangkan jumlah santri yang
menuntut ilmu di
madrasah diniyah ulya
untuk putera berjumlah 2894
orang santri dan
untuk tingkat ulya puteri
berjumlah 1173 orang
santri, dengan demikian
jumlah keseluruhan santri yang
belajar di madrasah
diniyah tingkat ulya Darussalam
ini berjumlah 4067 orang santri.

Posting Komentar
No Spam !
Silahkan berdiskusi dengan baik dan sopan.